Archive for August, 2007

Surprise

Thursday, August 23rd, 2007

What a surprising email
What a surprising news
What a surprising birthday cake
What a (completely) surprising day

Thanks God!!!!! 
You’re just too good to be unkind!

One

Wednesday, August 22nd, 2007

LOVE doesn’t teach you to LOVE everyone, it teaches you to HATE everyone except one.

HATE doesn’t teach you to HATE everyone, it teaches you to LOVE everyone except one.

About Trust

Wednesday, August 15th, 2007

Yg kudpt hr ini: “Wise men put their trust in ideas and not in circumstances”
Bicara soal hubungan horisontal, I prefer to put my trust in people’s deed, (berarti ga termasuk wise men yah? hmm relatif)
Ya memang bakal sulit buatku utk bisa percaya tanpa tau lbh dulu apa yg pernah seorang perbuat, meski pernah aku dengar: with trust, words become life itself…
Bisa diartikan: Bermodal kepercayaan, kita bisa jdkan kata² org tsb sbg pegangan.
Bisa jd jg artinya: Dengan dipercaya, org akan mewujudkan kata² yang pernah diucapkannya.
Katakanlah: "Asal kamu percaya, aku akan lakukan apapun" gimana jika skrg aku balik: "Lakukan sesuatu dulu, baru aku akan percaya." ???

Byk org ingin dipercaya tanpa melakukan sesuatu yg menunjukkan bahwa dia mmg bisa dipercaya, seorang hanya berusaha meyakinkan yg lain dg berbagai filsafat muluk yang mengacu pd idealisme ato apalah istilahnya yg memang ketika disampaikan itu akan terdengar "Well, perfect!" ato "Bener² cara pikir yg sempurna!" bahkan "What a great plan!" Tapi inget! Itu masih sebatas ide, ga lbh dr sebuah rencana (bahkan byk rencana) ato masih berupa impian, tapi sudah dipercayai. Waktu sudah capek bermimpi, org baru sadar: bagaimana dengan tindak lanjutnya ketika kita lihat ga ada bukti yg relevan? Mulai mengingat² setiap prinsip hidup yg pernah dibagikan, komitmen yg pernah dibuat dan waktu yg sdh byk termakan. Ketika kita menanyakannya, akhirnya kalimat itu kembali muncul sebagai argumen: "Asal kamu percaya, aku akan lakukan apapun!" dan akupun membantah: "Lakukan sesuatu dulu, baru aku akan percaya!"

–It’s not about how deep my trust in you, but it’s about how you build my trust in you.–

KA Anjlok

Monday, August 13th, 2007

Gara² berita di liputan sore kmrn: KA jurusan Sby-Jkt anjlok di daerah Grobogan-Jateng, krn ada bagian rel yg (sengaja di-) lepas dr
lintasan (oleh org² tak bertanggungjwb). Kmrn jg ditunjukkan
potongannya msh ada di dkt lintasan. Meski diberitakan ga ada korban
jiwa, jg bbrp petugas tampak betulin rel, berusaha masang lg ato
entahlah diapakan, mgkn hr ini ato besok udah bisa dipake lg, tapi msh
kuatir… gimana kalo org² itu berusaha motong di tempat lain,
sdgkan tgl 19 ini si Ro bakal balik ke Jkt, gimana kalo keretanya kena
anjlok juga…
Semua pikiran jelek muncul, lgsg ambil HP bwt mastikan:
L: Ro, jalur KA Mlg-Jkt sm dg Sby-Jkt gak?
R: sprtinya stlh bbrp jam perjalanan, jalurnya akan sama. Napa?
——-menjelaskan——–
R: oh, hmmmmmmm… (itu aja responnya, lalu diem lama…….sepiii)
——-sementara pulsa terus jalan——-
L: Aku kuatirrr…
R: Iya… (aduh responnya singkat lg, sprtnya dia jg mulai takut -pikirku)
——-sm² mikir——-
L: (akhire nekat) Ga harus ke Mlg skrg wis, bln Oktober aja sekalian. Aku ga mau kamu kenapa² di jalan…
R:
Yg namanya musibah kalo udah dikehendaki terjadi ya akan terjadi, kalo
batal naik kereta terus ganti bis/pesawatpun jg bs terjadi kalo itu yg
DIA mau, pokoknya qta bpikir positif saja yg terjadi akan positif juga.
Sudah, jgn kuatir lg, aku tetep ke Mlg…

Waahhh sepertinya yg
aku kuatirkan mlh lbh berani+tdk mpermasalahkan lg, ya wis, aku tinggal
nunggu sambil bdoa, semoga relnya dah bisa dilewati seterusnya, dan ga
da halangan apapun ntar. Mulai tenang…

see you soon, honey!

Last weekend

Sunday, August 5th, 2007

Weekend barusan, plg jm 22.30, rasanya dah lamaaaa aku ga plg mlm. Bagi sebagian org pasti jm segitu msh sore buat ukuran weekend (apalagi yg perginya rame²) Tapi sejak kejadian "itu" terus terang aku jd ga brani pulang sendirian di atas jm 9 mlm.
Rasane sik trauma…gimana nggak…

*flashback*
….wkt itu aku di jln (pdhal dah msk perum sawojajar dan msh jm 20.30 lo!) tepatnya di danau kerinci, aku lg males ngebut, 40km/jam dah cukup, tapi tak liat dr spion, kyk ada motor ngikutin (ga jelas sjk kapan dia ngikutin) aku mulai resah, akhirnya kecepatan tak tambah, lha kok motor belakang -yg ternyata 2 cowo boncengan- ikut nambah kecepatan, nyalip aku dan berusaha halangi jalanku! panik wisss! aku lgsg putar balik motorku tapi kalah cepet dg slh satu cowo yg turun dr motor lgsg lari megang motorku, nahan setirku, menghadang jalanku sambil nodongkan sesuatu dr balik kaos oblongnya, jd aku mandeg jegreg di depannya! HAADDOOOOOOHHHHHHH!! aku pikir habislah riwayatku. Dia bilang, "Jangan teriak!!!" Aku gemeter ga karuan! Akhirnya terpaksa aku blg: "Kalo kamu mau ambil motorku, ambil aja, lalu biar aku pulang!" sekali lg cuman direspon dg: "Jangan teriak!!!" ("waduhh mas, teriak o yo ga da yg denger! wong jalanan suepi" batinku) tapi dia ya mek berdiri di depanku sambil nodongkan benda runcing itu. Aku pikir aku hrs lari dr sini (wahahh…kyk sanderaan aja) tapi ga da satupun org yg bs kumintai tlg. Bbrp detik kemudian, wooow miracle happened! tiba² ada bbrp kendaraan lewat jln itu, itu kesempatanku buat teriak, "Tolooong!!!" ke arah mereka. Cowo di depanku jd panik wkt orang² itu noleh ke arahku. Sip!! aku lgsg tancap gas dari "kerumunan" itu, melaju sekencang-kencangnya pulang ke rumah. wwwuuuzzzzzzzzzz…

Thank God! aku sampe di rumah dg selamat! meskipun gemeternya blm ilang! Malah rasanya gemeter lg wkt aku mosting ini hihihihi…
Lgsg diambilin minum + dinasehati byk² ma org rumah (mgkn kalian juga perlu ini), kalo terpaksa pergi sendirian:
- jgn pergi mlm² kalo sendirian
- dandanlah bak cowo
- selipkan senjata tajam di bawah sadel ato dlm tas
- yg terpenting, kemana² musti doa dulu

Ya..ya..ya.. ada benernya!